Jual Karpet Masjid Jakarta

Jual Karpet Masjid Jakarta – Jakarta, kota metropolitan dengan penduduk maupun pendatang Muslim yang cukup padat setiap harinya memang sudah sewajarnya memiliki banyak masjid dan mushala. Mayoritas masyarakat dan organisasi keagamaan membuat tempat ibadah umat Islam ini agar tidak ada lagi alasan menunda ibadah karena tidak ada tempat.

Inilah alasannya banyak orang yang kemudian mencari jual karpet masjid Jakarta untuk menunjang kenyamanan dan keindahan tempat ibadah. Terlepas dari itu, hal yang tak boleh dikesampingkan adalah tentang perawatan karpet masjid.

Jual Karpet Masjid Motif Dan Polos.

Karpetmasjidmurah.com sedia aneka jenis karpet masjid dan karpet musholla. Terima juga pesanan karpet custom untuk seluruh wilayah Indonesia.

Pentingnya Perawatan Karpet Masjid

Tentu saja kita melakukan perawatan pada karpet yang telah dibeli dari jual karpet masjid Jakarta agar mendapat manfaat yang sepenuhnya. Manfaat utama dari penggunaan karpet pada masjid adalah supaya tempat ibadah menjadi lebih indah, ibadah para jamaah tidak terganggu oleh dinginnya lantai serta memberikan tempat yang nyaman untuk berbagai kegiatan kerohanian lainnya.

Namun apabila karpet masjid tidak mendapat perawatan sebagaimana mestinya, bukannya manfaat yang didapat melainkan bisa jadi mudharat alias kerugian. Bagaimana tidak, karpet yang berdebu, berjamur maupun bau tidak hanya mengganggu kenyamanan ibadah jamaah, namun juga mengancam kesehatan mereka. Hal ini akan membuat masjid menjadi tidak nyaman lagi untuk digunakan kegiatan apapun itu.

Nah pada kesempatan ini, jual karpet masjid Jakarta ingin membagikan beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk merawat karpet masjid yang telah Anda beli. Dengan menerapkan beberapa langkah dan pola sederhana berikut secara rutin dan konsisten, maka karpet akan terlihat senantiasa baru dari waktu ke waktu. Hal yang bisa Anda terapkan setelah beli karpet masjid motif turki dan polos diantaranya

Letakkan keset di setiap pintu masuk ke dalam masjid. Keset bukan sekedar sebagai hiasan belaka, namun memiliki tujuan untuk menyambut jamaah sekaligus memastikan kaki yang akan menginjak karpet sudah dalam keadaan kering dan bersih. Jamaah yang baru saja mengambil air wudhu akan memiliki kaki yang basah.

Dan hal ini dapat membuat karpet menjadi lembab, memicu tumbuhnya jamur dan bakteri yang membuat karpet lebih cepat bau. Bila perlu Anda juga bisa memasang keset di tempat wudhu untuk menghidari jamaah yang terpeleset.

Jangan biarkan noda berlama-lama di atas karpet masjid. Noda yang kemungkinan besar berupa cairan selain halnya juga bisa memicu jamur dan bakteri, juga bisa meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan. Tentunya Anda tidak ingin mencuci keseluruhan karpet hanya karena ada noda di salah satu titik saja bukan?

Maka dari itu, Anda bisa segera membersihkan noda tersebut menggunakan baking soda dan cuka. Ada pula bahan alami lain yang bisa dipakai untuk menghilangkan bau tidak sedap, Anda bisa menabur campuran baking soda, minyak atsiri aroma lavender dengan rosmery kering lalu bersikan. Selain itu, produk pewangi karpet yang bnyak dijual juga bisa Anda coba.

Bersihkan debu dari karpet masjid secara rutin setiap hari. Untuk melakukan pembersihan debu dan partikel kotoran, Anda bisa menggunakan vacuum cleaner. Namun Anda perlu memperhatikan kualitas penyedot debu yang digunakan untuk menghindari resiko pada karpet. Debu dapat memicu alergi bagi beberapa orang, maka dari itu sebaiknya lakukan pembersihan secara berkala.

Tergantung pada intensitas ramainya jamaah masjid, lakukan penjemuran karpet secara rutin. Menjemur karpet untuk memastikan bahwa karpet selalu dalam kondisi kering dan bersih. Hal ini untuk benar-benar menghilangkan debu yang mungkin melekat di serat karpet atau mengendap di padding karpet.

Setelah menjemur karpet di gantungan khusus ataupun pagar, Anda dapat memvakum karpet tersebut lalu memberikan pewangi sebelum memasangnya lagi ke dala masjid.

Hal lain yang juga sebaiknya dilakukan secara rutin adalah mencuci karpet masjid. Namunyang perlu diketahui adalah, Anda tidak bisa menggunakan sembaran detergent untuk mencuci karpet. Hal ini karena serat karpet dan warna bisa mengalami penurunan kualitas.  Atau jika Anda tidak yakin dan tidak memiliki tenaga yang cukup untuk menangani cuci karpet masjid, gunakan jasa laundry terpercaya di sekitar lokasi Anda.

Hal lain yang mungkin juga bisa Anda terapkan di masjid adalah dengan memajang himbauan atau larangan untuk tidak membawa makanan dan minuman ke dalam masjid. Hal ini karena pemicu kotoran yang paling umum terhadap karpet masjid adalah noda dari kuah maupun minuman seperti teh dan kopi. Biasanya hal ini terjadi pada saat kegiatan keagamaan.

Mungkin diantara beberapa hal di atas, yang masih belum begitu Anda ketahui adalah perihal pencucian karpet masjid. Menemukan toko jual karpet masjid di Jakarta mungkin bukan perkara yang sulit, namun menemukan jasa cuci yang bagus bisa jadi sedikit merepotkan.

Nah, apabila pencucian karpet masjid memungkinkan untuk dilakukan secara mandiri entah itu bersama para anggota remaja masjid, karang taruna, ta’mir dan sebagainya, sebaiknya Anda tetap memperhatikan langkah-langkah pencucian karpet masjid yang baik. Langkah mencuci karpet masjid ini diantaranya;

Bersihkan debu dan Kotoran.

Pertama-tama, langkah yang dilakukan adalah menghilangkan debu dan kotoran yang terjebak di karpet. Caranya adalah dengan menggunakan alat penyedot debu berkualitas  sehingga partikel kecil seperti debu, bulu maupun kutu dapat terlepas dari serat karpet. Dengan demikian, Anda dapat mencegah kotoran tersebut berpindah ke titik lainnya di karpet. Proses pencucian berikutnya pun menjadi lebih mudah.

Posisikan karpet.

Selanjutnya, untuk memudahkan pencucian Ada bisa mengatir posisi karpet secara tergantung serta membentang. Tentu saja, hal ini bertujuan agar Anda lebih mudah melihat dan menjangkau area karpet yang kotor. Air juga dapat mengalir dengan mudah sekaligus membilas kotoran hingga jatuh dari karpet. Air yang menggenang justru beresiko membuat lem pada karpet menjadi rusak. Tetnu Anda tidak menginginkan hal ini terjadi, bukan?

Gunakan air bertekanan.

Bukan sekedar mengalirkan air ke permukaan karpet, Anda dapat menggunakan semprotan bertekanan untuk membuat kotoran lebih mudah rontok. Namun sesuaikan juga agar tekanan tidak merusak serat karpet. Cukuplah sekedar membuat kotoran-kotoran terjatuh dari serat karpet tersebut.

Sabun khusus.

Sabun yang digunakan untuk mencuci karpet bukanlah detergent biasa yang digunakan untuk mencuci baju. Anda bisa membeli sabun khusus untuk karpet atau jika tidak, Anda bisa menggunakan sabun yang lebih lembut untuk mencuci karpet masjid motif. Memaksa menggunakan sabun cuci biasa akan membuat tekstur asli karpet menjadi rusak, serat yang getas dan warna yang pudar.

Sikat.

Penanganan dalam mencuci karpet masjid juga sebaiknya dilakukan dengan lembut. Menyikat kuat-kuat justru akan merusak serat karpet. Untuk kotoran yang membandel, Anda bisa menggunakan sikat yang lembut dan lakukan penyikatan searah dengan tenaga yang secukupnya saja.

Pengeringan.

Untuk mengeringkan karpet yang sudah selesai dicuci, Anda tidak perlu membawanya ke bawah terik sinar matahari langsung atau menggunakan alat-alat pengering yang meniupkan hawa panas ke karpet. Anda cukup membentangkannya di tempat terbuka, teduh dengan angin yang cukup. Anda bisa menyiasati pengeringan ini dengan melakukan pencucia di awal hari sehingga durasi mengangin-anginkan karpet menjadi cukup lama.

Finishing.

Langkah terakhir saat karpet sudah Anda pastikan bersih dan kering adalah menghilangkan bau yang mungkin masih tercium selama proses pengeringan. Letakkan karpet secara terbentang, taburkan baking soda seukupnya ke atas karpet dan diamkan sekitar 30 menit. Setelah itu, hilangkan baking soda tersebut menggunakan penyedot debu.

Jual karpet masjid Jakarta ingin agar produk yang telah Anda beli dapat memberikan manfaat yang semestinya dan awet. Maka dari itu, tips di atas kami bagikan agar Anda dan jamaah dapat menikmati kegunaan karpet masjid yang telah dibeli dari kami.

Leave a Comment

Your email address will not be published.